Thursday, March 4, 2010

UNTUK DIA




Salam alaik..

Dah lama tak post dlm blog,..tp hari ni sesuatu telah terjadi,dan saya teringatkan 'mereka'..
Penawar suka dan duka...
sy mahu berkongsi sesuatu dengan semua..
Tentang si dia ..tentang sikapnya..tentang dirinya..
Segala-galanya lah..

Itulah dia..perihal tentang sahabat..

Untuk itu, buat semua sahabat2 saya di seluruh dunia,Malaysia amnya,sy tujukan post kali ini istimewa untuk semuaa...
semoga kita jd sahabat yg terbaik buat sahabat2 kita..InsyaAllah...
Dan buat semua yg bergelar 'sahabat' saya,..thanks..
i'll appreciated every moment we've together ..


Seorang bijak pandai berpesan kepada anak lelakinya: “Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut:

-Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu;
-Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu;
-Jika engkau memerlu pertolongan daripadanya, dia akan membantu kamu;
-Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik;
-Jika dia mendapat sesuatu kebajikan (bantuan) daripada kamu, dia akan menghargai atau menyebut kebaikan kamu
-Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik daripada kamu, dia akan menutupnya;
-Jika engkau meminta bantuan daripadanya, dia akan mengusahakannya;
-Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), dia akan menanyakan kesusahan kamu;-Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, dia akan meringankan kesusahan kamu;
-Jika engkau berkata kepadanya, nescaya dia akan membenarkan kamu;
-Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya dia akan membantu kamu;
-Jika kamu berdua berselisih faham, nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga kepentinga persahabatan;
-Dia membantumu menunaikan tanggungjawab serta melarang melakukan perkara buruk dan maksiat;-Dia mendorongmu mencapai kejayaan di dunia dan akhirat


Ya Allah Engkau mengetahui bahawa..
hati-hati ini telah berkumpul kerana mengasihi MuBertemu untuk mematuhi perintah MuBersatu memikul beban dakwah MuHati-hati ini telah mengikat janji setia..untuk mendaulat dan menyokong syariatMu


Maka eratkan lah ya Allah akan ikatannyaKekalkan kemesraan antara hati-hati iniTunjukkanlah kepada hati-hati ini..akan jalannya yang sebenarPenuhkanlah piala hati ini..dengan limpahan iman, keyakinan dan keindahan tawakkal kepada MuHidup suburkanlah hati-hati ini..dengan makrifat, pengetahuan sebenar tentangMu

Jika Engkau mentakdirkan matiMaka matikanlah pemilik hati-hati ini..sebagai para syuhada' dlm perjuangan agama MuEngkau lah sebaik-baik sandaran..dan sebaik-baik penolong ya Allah

Perkenankanlah permintaan iniAmin ya rabbal A'alamin

SERIKANDI86
10.12PM..4MAC2010

Saturday, February 27, 2010

CINTA SEBENAR

Kisah Cinta Sebenar ..Detik 12 RabiulAwal.. Rasulullah Lahir dan Wafat

Selawat dan salam atas Junjungan Besar Nabi Muhammad s.a.w



Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang

dicontohi Allah melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, walaupun

langit telah mulai menguning, burung2 gurun enggan mengepakkan

sayapnya. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan

khutbah, Wahai ummatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta

kasih-Nya. Maka taati dan bertaqwalah kepadaNya. Kuwariskan dua

perkara pada kalian;



Al-Quran dan Sunnahku. Barang siapa mencintai

sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-

orang yang mencintaiku, akan masuk ke dalam

syurga bersama-sama ku.



Khutbah singkat diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang

dan penuh minat menatap sahabatnya satu-persatu.

Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik

turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghelakan nafas

panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam.



Isyarat itu telah datang , saatnya sudah tiba. Rasullullah akan

meninggalkan kita semua, keluh hati semua sahabat kala itu.

Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia.

Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas

menangkap

Rasulullah yang dalam keadaan lemah dan goyah ketika turun dari

mimbar. Di saat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana

pasti akan

menahan detik-detik yang berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu

rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang

terbaring

lemah dengan keningnya yang keringat dan membasahi pelepah kurma

yang menjadi alas tidurnya.



Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan

salam. Bolehkah saya masuk? tanyanya. Tapi Fatimah tidak

mengizinkannya masuk, Maafkanlah, ayahku sedang demam. Kata Fatimah

yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani

ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya kepada Fatimah,

Siapakan itu wahai anakku? Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru

sekali ini melihatnya. Tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap

puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah

bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. Ketahuilah,

dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan

pertemuan di dunia. Dialah Malakul Maut. Kata Rasulullah. Fatimah pun

menahan ledakkan tangis.



Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa

Jibril tidak ikut sama menyertainya .. kemudian dipanggilah Jibril



yang sebelumnya sudah bersiap sedia di atas langit dunia menyambut ruh

kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah? Tanya Rasulullah

dengan suara yang amat lemah.

Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruh mu.

Semua syurga terbuka lebar menanti kedatangan mu..

Kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega,

matanya masih penuh kecemasan.

Engkau tidak senang mendengar khabar ini?tanya Jibril lagi. Khabarkan

kepada ku bagaimana nasib umatku kelak?

Jangan khuwatir, wahai Rasulullah, aku pernah mendengar Allah

berfirman kepadaku:

' kuharamkan syurga bagi sesiapa saja, kecuali umat Muhammad telah

berada di dalamnya, kata Jibril.



Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan

ruh Rasulullah ditarik.

Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya

menegang.

Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini. Perlahan Rasulullah

mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang

disampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkn muka.

Jijikkah kau melihatku, hingga

kau palingkan wajahmu Jibril? Tanya Rasulullah pada Malaikat

pengantar wahyu itu.

Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal, kata

Jibril.



Sebentar kemudian, terdengar Rasulullah mengerang, kerana sakit yang

tidak tertahankan lagi. Ya Allah, dahsyat nian maut ini,

timpakan saja semua seksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku.

Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak

lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera

mendekatkan telinganya. Uushiikum bis shalati, wa maa malakat

aimanuku-

Peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu.



Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling

berpelukkan. Fatimah menutupkan tangan diwajahnya dan Ali kembali

mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.

Ummatii, ummatii, ummatii- Umatku, seorang manusia yang mulia yang

memberi sinaran

itu.



Kini, mampukah kita mencintai sepertinya?



Allahumma sholi ala Muhammad wa baarik wa salim alaihin.. betapa

cintanya Rasulullah kepada kita.



Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim yang lain agar timbul

kesedaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan

RasulNya mencintai kita. Kerana, sesungguhnya selain daripada itu

hanya fana belaka.

Thursday, February 18, 2010

SELAMAT HARI LAHIR AZHAD..

This page special dedication to Mohd Azhad Nabihan Mohd Zahid@ abang

For his 6th years birthday
16 Februari 2010

Almost late..but 'better late than never'..

Azhad..
Selamat hari lahir ke-6
semoga Jadi anak soleh..
Jadi abang yg baik..
Jadi contoh adik-adik
Jadi seorang yg cerdik dan bijaksana..

Semoga hidup abang diberkati ALLAH selalu

Jgn nakal2!

Ameen


with love,
Auntie Ct

Saturday, January 23, 2010

Tafsir Ringkas QS Al-Anfal : 1 - 4

1) Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) hasil rampasan perang.
Katakanlah: "Hasil rampasan perang adalah kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman."

2) Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.

3) (Yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rizki yang kami berikan kepada mereka.

4) Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rizki (nikmat) yang mulia. (QS Al-Anfal [8]: 1-4)


Surah Al-Anfal adalah surah kelapan dalam urutan surah-surah Al-Qur’an sesuai dengan susunan Mushaf.
Surah ini tepatnya turun dalam Perang Badar di bulan Ramadhan pada tahun kedua Hijriyah,
yakni sembilan belas bulan setelah peristiwa hijrah Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam dari Mekkah ke Madinah.


Tema utama surah ini bisa disimpulkan dari dua kata kunci yaitu iman dan jihad. Antara keduanya memang ada keterkaitan yang sangat erat. Iman merupakan syarat utama jihad yang sah dan benar. Disamping itu iman juga merupakan motivator utama dalam berjihad. Sehingga, tanpa adanya iman yang kokoh dan kuat tidak dapat dibayangkan bahwa seseorang akan siap maju ke medan jihad yang menuntut berbagai bentuk pengorbanan. Sementara itu, jihad adalah jalan dan cara terbaik yang dilakukan oleh seorang mukmin untuk menggapai kesempurnaan iman. Di saat yang sama, jihad juga merupakan salah satu saranan terpenting dalam Islam untuk membuktikan dan menunjukkan tingkat kejujuran serta kemurnian iman seseorang.

-sebab Turunnya Ayat (Asbabun Nuzul)


Imam Ahmad meriwayatkan dalam kitabnya Al-Musnad dari sahabat ’Ubadah bin Ash-Shamit yang mengatakan,”Tentang kamilah (peserta Perang Badar) surah Al-Anfal ini turun. Yakni pada saat kami sedang berselisih seputar hasil rampasan perang, yang menjadikan akhlak kami sempat ”memburuk”. Maka Allah-pun mengambilnya dari tangan kami, dan menyerahkannya kepada Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam. Maka beliau – shallallahu ’alaihi wasallam – pun membagikannya kepada kaum muslimin secara merata.”

Riwayat lain yang juga ada dalam Musnad Imam Ahmad menceritakan ungkapan ’Ubadah bin Ash-Shamit tersebut bahwa setelah Allah memberikan kemenangan kepada kaum muslimin atas kaum kafir pada Perang Badar, sebahagian sahabat melakukan pengejaran terhadap musuh-musuh Allah yang lari dari medan pertempuran. Sebagian yang lain bertugas mengumpulkan hasil rampasan perang. Sedangkan kelompok ketiga bertugas menjaga benteng pertahanan terakhir dimana Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam berada untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan ancaman terhadap diri beliau. Setelah semua berkumpul pada malam harinya, terjadilah perselisihan antara ketiga kelompok sahabat tersebut.

Kerana masing-masing kelompok mengatakan bahwa merekalah yang lebih berhak atas hasil rampasan perang daripada yang lain, maka turunlah firman Allah:


’Mereka bertanya kepadamu tentang hasil rampasan perang.
Katakanlah: Hasil rampasan perang adalah untuk Allah dan Rasul-Nya.
Maka bertaqwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan diantara sesama kalian... dan seterusnya’ (permulaan QS Al-Anfal).

Tuesday, December 29, 2009

salam alaik


lama dh xedit blog

apapun selamat datang pada student baru

buat rakan taulan...selamat menjalani semester baru

semoga sem ditambah dengan tahun baru hijrah ini kita lebih bersemangat untuk meningkatkan potensi diri...


JOm..ReaLisasikan ImpIan..TErUS MARA MENDEPANI REALITI & CABARAN..!

Thursday, December 3, 2009

LELAKI ITU..

Firman Allah di dalam Al-Quran bermaksud: “Kaum lelaki adalah pemimpin kaum wanita”. Ayat ini jelas menunjukkan kepada kita bahawa kepimpinan diterajui oleh kaum lelaki;
manakala kaum perempuan adalah golongan yang dipimpin.
Inilah fitrah atau sunnatullah yang berkuatkuasa dalam kehidupan manusia di dunia ini.

Dalam ayat lain pula Allah berfirman, bermaksud
“Peliharalah dirimu dan ahli keluargamu dari api neraka.”
Perintah ini ditujukan kepada kaum lelaki yang menjadi ketua sesebuah keluarga.

Bercakap tentang perihal peranan lelaki@muslimin(dlm bahasa arab) sangatlah besar.
perkataan 'pemimpin' itu sendiri jelas menunjukkan lelaki itu adalah ketua.
Ayat mudah,ketua itu adalah seorang yg mempunyai ciri-ciri kebertanggungjawaban yang tinggi juga menjadi tempat rujukan orang yang dipimpinnya.

Apabila memperkatakan tentang seseorang ketua,umum membayangkan individu itu adalah seorang yg amanah,bertolak ansur,tegas dgn prinsip,bijak membuat keputusan,memanfaatkan peluang dan satu faktor penting yg penulis suka tekankan adalah seorang yg 'rasional'.

Wanita,insan istimewa yg dicipta oleh Allah merupakan seorang yang dipenuhi dengan sifat-sifat halus,mempunyai 9 nafsu dan satu akal.Wanita acapkali dikaitkan dengan sikapnya yang sukar dijangka,emosi,merajuk,manja,suka dipujuk dan bermacam lagi yg pendek kata bertentangan dengan lelaki yg macho,dan cool selalu.

Realitinya,masih relevankah teori ini dalam keadaan semasa sekarang yang kadang-kadang kaum hawa ini lebih berani dan terkedepan.Jika istilah terkedepan kurang jelas,sukalah saya mencerahkan lagi istilah tersebut dgn kata wanita lebih 'rasional'.Dalam satu aspek,wanita kdgkala lebih peka dgn keadaan semasa dan berfikir sebelum bertindak.

Malangnya kebanyakan kaum lelaki kini segelintirnya mula menjadi lebih emosi,sentimental dan bertindak 'pra-matang'.Mungkin lelaki ini yg sering dikaitkan dengan kemachoan merasakan perlu juga sifat2 wanita dlm diri mereka.Keperluan itu mungkin ada tapi cukuplah dalam kadar sedikit..Di mana kaum lelaki ini masih jelas bahawa tugasnya besar,bagi suami,terhadap isteri dan keluarga,bagi anak terhadap ibubapa.Keadaan menjadi tidak lagi baik bila mana wanita yg seharusnya kaum yg dipimpin oleh lelaki terpaksa membawa diri sebaiknya dan kadang2 membawa bersama segala yg dipimpin oleh golongan lelaki ini.

Mana tidaknya,keadaan sudah terbalik,lelaki semakin hilang 'aura' nya,emosi tak dapat dikawal lagi dan dihamburkan semahunya,merajuk sudah tidak mengira tempat,sentimental yang memenuhkan minit-minit kehidupan,juga bertindak dgn tidak rasional...

Penulis sendiri melihat pemasalahan ini merupakan permulaan kepada terganggunya pembentukan 'al-insan kamil' generasi akan datang..Merenteti pelbagai kisah menimbulkan kegusaran pada diri penulis dan akal yg waras ini tetap tidak dapat menerima kenyataan lelaki yg sudah semakin hilang peranannya..

Syabab,cuba lihat sekelilingmu,dunia itu luas bukan?

Cantik bukan?Subhanallah...

Dunia luas ini,memerlukan tangan2 gagah untuk melindungi dan memelihara dari dirobek anasir2 jahat..

Oleh itu syabab..inilah pesanku,insan yg ingin melihat kamu kembali menjulang 'kredibiliti'
juga memenuhi tuntutan agama yg hakiki..
bahawa..lelaki itu pemimpin bagi wanita...

Bahawasanya kamu ini insan yg berkualiti

Untuk itu syabab,bangkitlah..kerana masa xpernah menunggumu..
kerana dunia itu..menunggu corak tangan kamu!

SEMINAR KEBANGSAAN 'DAKWAH ISLAMIAH'

Pembentang kertas kerja & Pengucaptama:



PERASMI
Y. A. B. Dato’ Hj. Abd. Ghani b. OthmanMenteri Besar Johor.

PENGUCAPTAMA
Y. Bhg. Dato’ Hj. Wan Mohamad b. Dato’ Syeikh Abd. Aziz
Ketua Pengarah JAKIM

Y. B. Sahibus Samahah Dato’ Hj. M. Tahrir b. Dato’ Kiyai Hj. Samsuddin
Mufti Negeri Johor

Prof. Dato’ Dr. Mohd. Yusof b. Hj. Othman,
Pengarah Institut Islam Hadhari, Universiti Kebangsaan Malaysia

OBJEKTIF PROGRAM:


1.Untuk mengenalpasti dan menyelidik peranan dakwah Islam sebagai faktor perubah masyarakat kampus dan luar kampus serta sejarah umat manusia amnya.

2.Untuk membincangkan masalah-masalah berkaitan dengan usaha usaha dakwah dan perkembangan ilmu oleh warga universiti.

3.Untuk mengenalpasti dan menyelidik peranan dakwah Islam dalam masyarakat yang diberi perkhidmatan oleh warga kampus dan bagaimana ianya boleh dikaitkan dengan peranan Islam di peringkat yang lebih luas.

4.Untuk membuka ruang perkongsian ilmu dan pengalaman para ilmuwan , ahli akademik, pentadbir dan para pendakwah muda/ dewasa.

Alhamdulillah,saya berpeluang mengikuti Seminar Dakwah yg berlangsung selama 2 hari dengan 3 ucaptama dan 8 pembentangan kertas kerja.Program ini adalah anjuran Pusat Islam UTHM dengan kerjasama Majlis Agama Islam Johor
Antara ucaptama dan pembentangan kertas kerja yg menarik perhatian saya ialah ucaptama kedua dari Prof. Dato’ Dr. Mohd. Yusof b. Hj. Othman,
Pengarah Institut Islam Hadhari,
Universiti Kebangsaan Malaysia
yang bertajuk "Peranan Warga Kampus di dalam Menyemarakkan Usaha Dakwah di IPT dan Komuniti"
Dalam menyemarakkan usaha dakwah,beberapa elemen harus diambil berat:
4 elemen utama Persiapan Diri Juru Dakwah:
1)Roh
2)Qulb
3)Akal
4)Nafs
Secara konklusinya,4 elemen ini memerlukan persiapan sewajarnya dan "well-prepared" dalam menyediakan diri sebagai jurudakwah..Antara elemen yg terpenting tentulah akal.
Bagaimana caranya membangunkan akal?
-fungsi utama akal,berfikir
-Berfikir merupakan perbuatan yg memerlukan bhn berfikir
-Berfikir memerlukan bahan intelek
-Bhn intelek adalah maklumat yang benar dan bermakna
-Sumber utama bahan berfikir adalah tulisan,persidangan,bermujahadah yg berwibawa.
.
Jelaslah,melalui perkaitan si atas,segala bentuk bahan ilmiah dan intelek seseorang itu menjadi lebih berfikir,dan saya kira ianya boleh menjadi solusi bagi golongan yg 'malas fikir'.
Budaya 'malas fikir' ini kurang terbias pd diri individu tetapi ianya memberi impak yg besar dlm sesuatu organisasi..
Nah,budaya malas fikir,melahirkan organisasi yang mengikut secara taqlid akan sesuatu dgn berada 'sgt selesa'.
Tiada pengislahan,tiada perubahan,pencapaian mendatar,dan nampakkah kesan di hujungnya?
Ya,maka akan lahirlah juru dakwah yg diumpamakan kurang ber'akal'..
Jelas sudah,dakwah itu luas,bukan tertumpu pada bidang agama semata-mata.Penulis sendiri berasa kagum apabila pengucaptama merupakan seorang ilmuan dalam bidang fizik tetapi menjalinsatukan antara sains dan al-quran itu saling berkait.
Allah menjelaskan dlm firmannya:
"Tidak sepatutnya bg orang-orang yg mu;min itu pergi semuanya(ke medan jihad).Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama,dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya,supaya mereka dapat menjaga dirinya."
(At-Taubah:122)


APA YG HARUS DIFOKUSKAN DAN DARI MANA DIMULAI?
Bagi mana-mana gerakan islam,pemfokusan adalah masalah yg mempunyai kepentingan mendatang,menurut Syekh Yusuf Qardhawi,
1.Memfokuskan perhatian pada wawasan-wawasan tertentu yg harus diperjelas,diperdalam dlm bidang pemikiran,iaitu "Fiqih Jadid"(pemahaman baru)
2.Memfokuskan perhatian pada kelompok-kelompok sosial tertentu yg harus dijangkau oleh harakah
3.Memfokuskan perhatian pada peningkatann kualiti tertentu dalam upaya mempersiapkan kepimpinan akan datang sebagaimana yg diharapkan,terutama bidang keimanan dan pola fikir.
4.Memfokuskan perhatian pada pengembangan pemikiran dan aktivis dalam hal yg berkait dengan hubungan politik nasional dan internasional agar keluar dari belenggu intern dan mewujudkan universal dan fleksibiti gerakan.
Kesemuanya ini memerlukan tindakan yg terancang dan berperingkat dalam memastikan keselarian pencapaian gerakan dan tentunya memerlukan penggerak yg 'berakal' .
Caranya mudah,asahlah akal anda dan tentunya saya juga!




















>